Dalam rangka mengakselerasi pencapaian sasaran strategis institusi sebagaimana tertuang dalam Rencana Strategis (Renstra) STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung, pimpinan institusi menyelenggarakan kegiatan Penguatan Capaian Kinerja dalam Mendukung Milestone Pengembangan STIKES Hutama Abdi Husada Menuju Perguruan Tinggi Berdaya Saing Nasional. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua STIKES, para Wakil Ketua, Ketua Program Studi, Kepala Unit Penjaminan Mutu, Ketua Lembaga, Kepala Biro, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh unit kerja yang berperan dalam pencapaian indikator kinerja institusi.
Kegiatan ini menjadi forum evaluasi sekaligus penyamaan persepsi bagi seluruh sivitas akademika mengenai arah pengembangan institusi pada periode 2024–2028, yang merupakan milestone keempat dalam perjalanan pembangunan STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung, yaitu mewujudkan perguruan tinggi yang berdaya saing di tingkat nasional. Tahapan ini menjadi fondasi penting sebelum institusi memasuki fase pengembangan berikutnya, yaitu menjadi perguruan tinggi yang berdaya saing di lingkup ASEAN pada periode 2029–2033, selaras dengan visi institusi “Menjadi Sekolah Tinggi Kesehatan yang Unggul dalam Bidang Kesehatan di Lingkup ASEAN pada Tahun 2033.”
Dalam pemaparannya, pimpinan institusi menjelaskan bahwa pencapaian daya saing nasional merupakan hasil dari proses pengembangan yang telah dilaksanakan secara bertahap sejak berdirinya STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung. Tahap pertama (2009–2013) difokuskan pada pembentukan perguruan tinggi yang sehat melalui penguatan Good Governance, akuntabilitas publik, dan pencitraan institusi. Tahap kedua (2014–2018) diarahkan untuk meningkatkan daya saing di wilayah Karisidenan Kediri, sedangkan tahap ketiga (2019–2023) berhasil memperluas daya saing hingga tingkat Provinsi Jawa Timur. Selanjutnya, periode 2024–2028 menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi institusi sebagai perguruan tinggi kesehatan yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Pada kesempatan tersebut dilakukan evaluasi terhadap berbagai indikator kinerja institusi yang menjadi tolok ukur pencapaian sasaran strategis. Evaluasi mencakup kualitas pembelajaran, peningkatan kompetensi lulusan, produktivitas penelitian dan publikasi ilmiah, pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, penguatan kerja sama dalam dan luar negeri, prestasi mahasiswa, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan jabatan akademik dosen, tata kelola kelembagaan, digitalisasi layanan akademik, serta implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).
Selain melakukan evaluasi capaian, rapat juga membahas strategi percepatan peningkatan kinerja institusi melalui penguatan program-program prioritas pada setiap bidang. Bidang akademik diarahkan untuk terus meningkatkan mutu kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), implementasi pembelajaran yang inovatif, serta penguatan kompetensi lulusan sesuai kebutuhan dunia kerja. Pada bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, institusi mendorong peningkatan hibah penelitian, publikasi pada jurnal nasional dan internasional bereputasi, luaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI), inovasi, serta hilirisasi hasil penelitian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam aspek sumber daya manusia, STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung terus memperkuat pengembangan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan melalui studi lanjut, sertifikasi kompetensi, pelatihan profesional, peningkatan jabatan akademik dosen, serta pengembangan kepemimpinan akademik. Sementara itu, pada aspek tata kelola, institusi terus mengoptimalkan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), manajemen risiko, tata kelola berbasis teknologi informasi, serta monitoring dan evaluasi terhadap seluruh indikator kinerja yang telah ditetapkan dalam Rencana Strategis.
Masing-masing program studi juga memaparkan strategi pencapaian target sesuai dengan keunggulan yang dimiliki. Program Studi Pendidikan Profesi Ners dan DIII Keperawatan berfokus pada penguatan keunggulan di bidang keperawatan gawat darurat, Program Studi Sarjana Terapan dan DIII Teknologi Laboratorium Medis terus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian sesuai bidang unggulannya, sedangkan Program Studi DIII Kebidanan memperkuat kompetensi lulusan pada bidang kegawatdaruratan maternal dan neonatal. Seluruh program tersebut dirancang untuk mendukung peningkatan reputasi institusi sekaligus memperkuat daya saing STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung di tingkat nasional.
Dalam arahannya, Ketua STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung menegaskan bahwa keberhasilan mencapai milestone keempat tidak hanya diukur dari terpenuhinya berbagai indikator kinerja, tetapi juga dari tumbuhnya budaya mutu, inovasi, kolaborasi, tata kelola yang baik, serta peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi. Seluruh sivitas akademika diharapkan memiliki komitmen yang sama dalam menjalankan program kerja yang berorientasi pada mutu, akuntabilitas, dan peningkatan kinerja secara berkelanjutan.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, setiap program studi dan unit kerja diminta menyusun rencana aksi yang selaras dengan sasaran strategis institusi, melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap ketercapaian indikator kinerja, serta memperkuat sinergi dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Melalui komitmen tersebut, STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung optimis mampu mewujudkan milestone keempat sebagai perguruan tinggi yang berdaya saing nasional pada periode 2024–2028, sehingga menjadi landasan yang kuat untuk memasuki milestone kelima, yaitu menjadi Sekolah Tinggi Kesehatan yang unggul dan berdaya saing di lingkup ASEAN pada tahun 2033