Lembaga Penjaminan Mutu (LPM)

STIKES Hutama Abdi Husada | Tulungagung

Dalam rangka meningkatkan kesiapan institusi menuju pencapaian akreditasi unggul, STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung melaksanakan kegiatan Penguatan Internal dalam Menyongsong Akreditasi Unggul Tahun 2027. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua STIKES, jajaran Wakil Ketua, Ketua Program Studi, Kepala Unit Penjaminan Mutu, Gugus Penjaminan Mutu Program Studi, Kepala Biro, Ketua Lembaga, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh unit kerja yang memiliki peran dalam mendukung pencapaian mutu institusi.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung dalam memperkuat tata kelola, meningkatkan budaya mutu, serta memastikan seluruh komponen institusi siap menghadapi proses akreditasi dengan target capaian Akreditasi Unggul pada Tahun 2027. Upaya tersebut merupakan bagian dari strategi institusi dalam menjalankan milestone pengembangan periode 2024–2028, yaitu menjadi perguruan tinggi yang berdaya saing nasional.

Dalam arahannya, pimpinan institusi menyampaikan bahwa pencapaian akreditasi unggul bukan hanya menjadi target administratif, tetapi merupakan gambaran nyata dari kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi yang meliputi tata kelola, pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, kualitas sumber daya manusia, sistem penjaminan mutu, capaian lulusan, serta kepercayaan masyarakat terhadap institusi. Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan aktif seluruh sivitas akademika untuk membangun sistem yang kuat, terdokumentasi, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut dilakukan evaluasi terhadap berbagai komponen yang menjadi bagian penting dalam pencapaian akreditasi unggul. Evaluasi meliputi aspek visi, misi, tujuan, dan strategi institusi, tata pamong dan tata kelola, sistem penjaminan mutu internal, kualitas pembelajaran, kompetensi dan kinerja dosen, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, prestasi mahasiswa, kerja sama, sarana prasarana, sistem informasi, serta luaran dan capaian Tridharma Perguruan Tinggi.

Unit Penjaminan Mutu menyampaikan bahwa penguatan internal menuju akreditasi unggul harus dilakukan melalui implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) secara konsisten dengan menerapkan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan). Setiap program studi dan unit kerja diharapkan tidak hanya memenuhi standar yang telah ditetapkan, tetapi mampu menunjukkan adanya peningkatan mutu secara berkelanjutan berdasarkan hasil monitoring, evaluasi, Audit Mutu Internal (AMI), serta tindak lanjut perbaikan.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemetaan terhadap kesiapan dokumen dan bukti dukung akreditasi. Setiap unit kerja diberikan penguatan mengenai pentingnya penyediaan dokumen yang lengkap, valid, sistematis, dan menggambarkan implementasi nyata dari berbagai program yang telah dilaksanakan. Dokumen tersebut meliputi kebijakan institusi, laporan kinerja, evaluasi pembelajaran, capaian penelitian dan pengabdian masyarakat, kerja sama, pengembangan sumber daya manusia, hingga bukti peningkatan mutu yang telah dilakukan secara berkelanjutan.

Selain penguatan dokumen, pembahasan juga diarahkan pada peningkatan capaian kinerja institusi. Beberapa strategi yang menjadi perhatian antara lain peningkatan kualitas lulusan, penguatan kompetensi mahasiswa sesuai kebutuhan dunia kerja, peningkatan produktivitas penelitian dan publikasi ilmiah, peningkatan jumlah kerja sama strategis, pengembangan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan, serta optimalisasi layanan akademik berbasis teknologi informasi.

STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung juga terus memperkuat keunggulan masing-masing program studi sebagai bagian dari peningkatan daya saing institusi. Program Studi Pendidikan Profesi Ners dan DIII Keperawatan mengembangkan keunggulan pada bidang keperawatan gawat darurat, Program Studi Sarjana Terapan dan DIII Teknologi Laboratorium Medis memperkuat kompetensi lulusan pada bidang pemeriksaan laboratorium serta pengendalian mutu laboratorium, sedangkan Program Studi DIII Kebidanan mengembangkan keunggulan pada bidang kegawatdaruratan maternal dan neonatal. Seluruh keunggulan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pencapaian visi institusi sebagai perguruan tinggi kesehatan yang unggul.

Pada kesempatan yang sama, pimpinan STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung menyampaikan bahwa proses menuju akreditasi unggul membutuhkan kerja bersama, komitmen, dan konsistensi dari seluruh sivitas akademika. Setiap unit tidak hanya dituntut untuk mempersiapkan dokumen akreditasi, tetapi juga memastikan bahwa seluruh aktivitas akademik dan nonakademik telah berjalan sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan.

Beliau juga menegaskan bahwa akreditasi unggul Tahun 2027 merupakan bagian dari perjalanan panjang pengembangan institusi. Setelah melalui tahapan menjadi perguruan tinggi yang sehat pada periode 2009–2013, berdaya saing Karisidenan Kediri pada periode 2014–2018, berdaya saing Jawa Timur pada periode 2019–2023, dan memasuki fase berdaya saing nasional pada periode 2024–2028, maka pencapaian akreditasi unggul menjadi salah satu indikator penting dalam memperkuat posisi STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung menuju perguruan tinggi kesehatan yang semakin berkualitas.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, seluruh program studi dan unit kerja akan melakukan penguatan program kerja, penyempurnaan dokumen mutu, peningkatan capaian indikator kinerja, serta monitoring dan evaluasi secara berkala. Melalui sinergi seluruh sivitas akademika, STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung optimis mampu mencapai target Akreditasi Unggul Tahun 2027 sekaligus memperkuat langkah menuju visi besar institusi sebagai Sekolah Tinggi Kesehatan yang Unggul dalam Bidang Kesehatan di Lingkup ASEAN pada Tahun 2033.

Leave a Reply